SENSOR SUHU
Assalamu'alaikum Wr.Wb
Pada kesempatan ini saya akan menuliskan sebuah artikel mengenai Sensor Suhu atau Temperature Sensor. Sebelum saya menyampaikan materi utama ,pertama saya akan menjelaskan sedikit mengenai apa arti sensor itu sendiri.Nah apa itu sensor???,menurut sumber dari wikipedia Sensor adalah sesuatu yang digunakan untuk mendeteksi adanya perubahan lingkungan fisik atau kimia. Kemudian variabel keluaran dari sensor yang diubah menjadi besaran listrik disebut Transduser. Sensor memiliki beberapa jenis yaitu sensor proximity, sensor magnet, sensor sinar, sensor ultrasonik, sensor tekanan, sensor kecepatan (RPM), sensor penyandi (encoder), dan sensor suhu.
Oke setelah kita mengetahui beberapa penjelasan dasar dari sensor, mari kita menuju ke topik utama pada artikel ini yang sesuai dengan judulnya yaitu pembahasan mengenai sensor suhu.
Thermostat sering digunakan pada peralatan listrik seperti Oven, Seterika dan Water Heater.
2. Thermistor
Thermistor adalah komponen elektronika yang nilai resistansinya
dipengaruhi oleh Suhu. Thermistor yang merupakan singkatan dari Thermal
Resistor ini pada dasarnya terdiri dari 2 jenis yaitu PTC (Positive
Temperature Coefficient) yang nilai resistansinya akan meningkat tinggi
ketika suhunya tinggi dan NTC (Negative Temperature Coefficient) yang
nilai resistansinya menurun ketika suhunya meningkat tinggi.
Thermistor yang dapat mengubah energi listrik menjadi hambatan ini terbuat dari bahan keramik semikonduktor seperti Kobalt, Mangan atau Nikel Oksida yang dilapisi dengan kaca.
Keuntungan dari Thermistor adalah sebagai berikut :

Keuntungan dari Resistive Temperature Detector (RTD)
Keuntungan Thermocouple adalah sebagai berikut :
Selain dari ketentuan diatas, perlu juga
diperhatikan aspek phisik dan kimia dari sensor seperti ketahanan terhadap
korosi (karat), ketahanan terhadap guncangan, pengkabelan (instalasi), keamanan
dan lain-lain.
Sensor Suhu atau Temperature Sensor juga dapat dibedakan menjadi dua jenis utama berdasarkan Hubungan fisik Sensor suhu dengan Obyek yang akan dirasakan suhunya. Berikut ini adalah 2 jenis utama tersebut:
Baiklah sekian dahulu artikel tentang sensor suhu yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan bagi semua pembaca artikel ini.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Sensor
http://teknikelektronika.com/pengertian-sensor-suhu-jenis-jenis-sensor-suhu/
http://elektronika-dasar.web.id/hubungan-temperature-dan-sensor-suhu/
Pada kesempatan ini saya akan menuliskan sebuah artikel mengenai Sensor Suhu atau Temperature Sensor. Sebelum saya menyampaikan materi utama ,pertama saya akan menjelaskan sedikit mengenai apa arti sensor itu sendiri.Nah apa itu sensor???,menurut sumber dari wikipedia Sensor adalah sesuatu yang digunakan untuk mendeteksi adanya perubahan lingkungan fisik atau kimia. Kemudian variabel keluaran dari sensor yang diubah menjadi besaran listrik disebut Transduser. Sensor memiliki beberapa jenis yaitu sensor proximity, sensor magnet, sensor sinar, sensor ultrasonik, sensor tekanan, sensor kecepatan (RPM), sensor penyandi (encoder), dan sensor suhu.
Oke setelah kita mengetahui beberapa penjelasan dasar dari sensor, mari kita menuju ke topik utama pada artikel ini yang sesuai dengan judulnya yaitu pembahasan mengenai sensor suhu.
Penjelasan Sensor Suhu
Sensor suhu merupakan bagian dari transduser dan suhu sendiri merupakan salah satu dari besaran fisik. Sensor suhu atau temperature sensor adalah suatu komponen yang dapat mengubah besaran panas menjadi besaran listrik, sehingga dapat mendeteksi gejala perubahan suhu pada suatu objek tertentu. Sensor suhu melakukan pengukuran terhadap jumlah energi panas/dingin yang dihasilkan oleh suatu obyek sehingga memungkinkan kita untuk mengetahui atau mendeteksi gejala perubahan-perubahan suhu tersebut dalam bentuk output Analog maupun Digital.Contoh peralatan-peralatan listrik maupun elektronik yang menggunakan Sensor Suhu diantaranya seperti Thermometer Suhu Ruangan, Thermometer Suhu Badan, Rice Cooker, Kulkas, Air Conditioner (Pendingin Ruangan) dan masih banyak lagi.Jenis-jenis Sensor Suhu (Temperature Sensors)
Saat ini, terdapat banyak jenis Sensor Suhu dengan karakteristik yang berbeda-beda sesuai dengan aplikasinya. Berikut ini beberapa jenis Sensor Suhu yang sering ditemukan dalam rangkaian elektronika ataupun peralatan listrik beserta penjelasan singkatnya :1. Thermostat
Thermostat adalah jenis Sensor suhu Kontak (Contact Temperature Sensor) yang menggunakan prinsip Electro-Mechanical. Thermostat pada dasarnya terdiri dari dua jenis logam yang berbeda seperti Nikel, Tembaga, Tungsten atau aluminium. Dua Jenis Logam tersebut kemudian ditempel sehingga membentuk Bi-Metallic strip. Bi-Metallic Strip tersebut akan bengkok jika mendapatkan suhu tertentu sehingga bergerak memutuskan atau menyambungkan sirkuit (ON/OFF).Thermostat sering digunakan pada peralatan listrik seperti Oven, Seterika dan Water Heater.
2. Thermistor
Thermistor adalah komponen elektronika yang nilai resistansinya
dipengaruhi oleh Suhu. Thermistor yang merupakan singkatan dari Thermal
Resistor ini pada dasarnya terdiri dari 2 jenis yaitu PTC (Positive
Temperature Coefficient) yang nilai resistansinya akan meningkat tinggi
ketika suhunya tinggi dan NTC (Negative Temperature Coefficient) yang
nilai resistansinya menurun ketika suhunya meningkat tinggi.Thermistor yang dapat mengubah energi listrik menjadi hambatan ini terbuat dari bahan keramik semikonduktor seperti Kobalt, Mangan atau Nikel Oksida yang dilapisi dengan kaca.
Keuntungan dari Thermistor adalah sebagai berikut :
- Memiliki Respon yang cepat atas perubahan suhu.
- Lebih murah dibanding dengan Sensor Suhu jenis RTD (Resistive Temperature Detector).
- Rentang atau Range nilai resistansi yang luas berkisar dari 2.000 Ohm hingga 10.000 Ohm.
- Memiliki sensitivitas suhu yang tinggi.
3. Resistive Temperature Detector (RTD)
Resistive Temperature Detector atau disingkat dengan RTD memiliki fungsi yang sama dengan Thermistor jenis PTC yaitu dapat mengubah energi listrik menjadi hambatan listrik yang sebanding dengan perubahan suhu. Namun Resistive Temperature Detector (RTD) lebih presisi dan memiliki keakurasian yang lebih tinggi jika dibanding dengan Thermistor PTC. Resistive Temperature Detector pada umumnya terbuat dari bahan Platinum sehingga disebut juga dengan Platinum Resistance Thermometer (PRT).Keuntungan dari Resistive Temperature Detector (RTD)
- Rentang suhu yang luas yaitu dapat beroperasi di suhu -200⁰C hingga +650⁰C.
- Lebih linier jika dibanding dengan Thermistor dan Thermocouple
- Lebih presisi, akurasi dan stabil.
4. Thermocouple (Termokopel)
Thermocouple adalah salah satu jenis sensor suhu yang paling sering digunakan, hal ini dikarenakan rentang suhu operasional Thermocouple yang luas yaitu berkisar -200°C hingga lebih dari 2000°C dengan harga yang relatif rendah. Thermocouple pada dasarnya adalah sensor suhu Thermo-Electric yang terdiri dari dua persimpangan (junction) logam yang berbeda. Salah satu Logam di Thermocouple dijaga di suhu yang tetap (konstan) yang berfungsi sebagai junction referensi sedangkan satunya lagi dikenakan suhu panas yang akan dideteksi. Dengan adanya perbedaan suhu di dua persimpangan tersebut, rangkaian akan menghasilkan tegangan listrik tertentu yang nilainya sebanding dengan suhu sumber panas.Keuntungan Thermocouple adalah sebagai berikut :
- Memiliki rentang suhu yang luas
- Tahan terhadap goncangan dan getaran
- Memberikan respon langsung terhadap perubahan suhu.
Pemilihan Jenis Sensor
Suhu
Hal-hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan pemilihan jenis sensor
suhu adalah: (Yayan I.B, 1998)
Level suhu maksimum dan minimum dari suatu substrat yang diukur.
Jangkauan (range) maksimum pengukuran
Konduktivitas kalor dari substrat
Respon waktu perubahan suhu dari substrat
Linieritas sensor
Jangkauan temperatur kerja
Selain dari ketentuan diatas, perlu juga diperhatikan aspek phisik dan
kimia dari sensor seperti ketahanan terhadap korosi (karat), ketahanan
terhadap guncangan, pengkabelan (instalasi), keamanan dan lain-lain.
Read more at: http://elektronika-dasar.web.id/hubungan-temperature-dan-sensor-suhu/
Copyright © Elektronika Dasar
Read more at: http://elektronika-dasar.web.id/hubungan-temperature-dan-sensor-suhu/
Copyright © Elektronika Dasar
Pemilihan Jenis Sensor
Suhu
Hal-hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan pemilihan jenis sensor
suhu adalah: (Yayan I.B, 1998)
Level suhu maksimum dan minimum dari suatu substrat yang diukur.
Jangkauan (range) maksimum pengukuran
Konduktivitas kalor dari substrat
Respon waktu perubahan suhu dari substrat
Linieritas sensor
Jangkauan temperatur kerja
Selain dari ketentuan diatas, perlu juga diperhatikan aspek phisik dan
kimia dari sensor seperti ketahanan terhadap korosi (karat), ketahanan
terhadap guncangan, pengkabelan (instalasi), keamanan dan lain-lain.
Read more at: http://elektronika-dasar.web.id/hubungan-temperature-dan-sensor-suhu/
Copyright © Elektronika Dasar
Read more at: http://elektronika-dasar.web.id/hubungan-temperature-dan-sensor-suhu/
Copyright © Elektronika Dasar
Pemilihan Jenis Sensor
Suhu
Hal-hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan pemilihan jenis sensor
suhu adalah: (Yayan I.B, 1998)
Level suhu maksimum dan minimum dari suatu substrat yang diukur.
Jangkauan (range) maksimum pengukuran
Konduktivitas kalor dari substrat
Respon waktu perubahan suhu dari substrat
Linieritas sensor
Jangkauan temperatur kerja
Selain dari ketentuan diatas, perlu juga diperhatikan aspek phisik dan
kimia dari sensor seperti ketahanan terhadap korosi (karat), ketahanan
terhadap guncangan, pengkabelan (instalasi), keamanan dan lain-lain.
Read more at: http://elektronika-dasar.web.id/hubungan-temperature-dan-sensor-suhu/
Copyright © Elektronika Dasar
Read more at: http://elektronika-dasar.web.id/hubungan-temperature-dan-sensor-suhu/
Copyright © Elektronika Dasar
Pemilihan Jenis Sensor Suhu Hal-hal
yang perlu diperhatikan sehubungan dengan pemilihan jenis sensor suhu adalah:
(Yayan I.B, 1998)
1.Level suhu maksimum dan minimum dari
suatu substrat yang diukur
2.Jangkauan (range) maksimum
pengukuran
3.Konduktivitas kalor dari substrat
4.Respon waktu perubahan suhu dari
substrat
5.Linieritas sensor
6.Jangkauan temperatur kerja
Sensor Suhu atau Temperature Sensor juga dapat dibedakan menjadi dua jenis utama berdasarkan Hubungan fisik Sensor suhu dengan Obyek yang akan dirasakan suhunya. Berikut ini adalah 2 jenis utama tersebut:
Contact Temperature Sensor
Sensor Suhu jenis contact adalah Sensor suhu yang memerlukan kontak (hubungan) Fisik dengan objek yang akan dirasakan perubahan suhunya. Sensor suhu jenis ini dapat digunakan untuk memantau suhu benda padat, cair maupun gas.Non-Contact Temperature Sensor
Sensor Suhu jenis Non-Contact adalah Sensor suhu yang dapat mendeteksi perubahan suhu dengan menggunakan konveksi dan radiasi sehingga tidak memerlukan kontak fisik langsung dengan obyek yang akan diukur atau dideteksi suhunya.Baiklah sekian dahulu artikel tentang sensor suhu yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan bagi semua pembaca artikel ini.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Sensor
http://teknikelektronika.com/pengertian-sensor-suhu-jenis-jenis-sensor-suhu/
http://elektronika-dasar.web.id/hubungan-temperature-dan-sensor-suhu/
Komentar
Posting Komentar